<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>arisyi-design.web.id &#187; Ajax</title>
	<atom:link href="http://www.arisyi-design.web.id/category/ajax/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.arisyi-design.web.id</link>
	<description>WebDeveloper :: Internet business consultation, web design, web &#38; database programming services, Internet marketing and web maintenance</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Jun 2010 04:02:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>XMLHttpRequest Object</title>
		<link>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/xmlhttprequest-object/</link>
		<comments>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/xmlhttprequest-object/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 11:21:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azimah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ajax]]></category>
		<category><![CDATA[connect ajax]]></category>
		<category><![CDATA[XMLHttpRequest]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arisyi-design.web.id/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Untuk dapat mengembangkan aplikasi web dengan tehnik AJAX ini kita perlu mengkombinasikan
beberapa hal berikut:
Untuk dapat mengembangkan aplikasi web dengan tehnik AJAX ini kita perlu mengkombinasikan beberapa hal berikut:

 Javascript untuk membuat object XMLHttpRequest yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan server secara behind the scene.
 DOM (Document Object Model), hasil proses yang diterima akan kita tampilkan dengan memanipulasi object [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">Untuk dapat mengembangkan aplikasi web dengan tehnik AJAX ini kita perlu mengkombinasikan</div>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">beberapa hal berikut:</div>
<p>Untuk dapat mengembangkan aplikasi web dengan tehnik AJAX ini kita perlu mengkombinasikan beberapa hal berikut:</p>
<ul>
<li> Javascript untuk membuat object XMLHttpRequest yang kita gunakan untuk berkomunikasi dengan server secara behind the scene.</li>
<li> DOM (Document Object Model), hasil proses yang diterima akan kita tampilkan dengan memanipulasi object DOM yang telah kita persiapkan sebelumnya untuk menampilkan data hasil proses yang diberikan server.</li>
<li>XML (eXtensible Markup Language) format data yang dikembalikan oleh server, data XML ini siap dibaca dan ditampilkan untuk mengupdate content pada halaman web.</li>
</ul>
<p>secara sederhana kita akan memanfaatkan beberapa kombinasi diatas untuk membuat aplikasi</p>
<p>web dengan tehnik AJAX ini, namun kita masih dapat mengembangkannya lebih lanjut setelah</p>
<p>mengetahui proses kerja dari tehnik AJAX ini.</p>
<p><span id="more-162"></span></p>
<p>Kelebihan utama AJAX sendiri terletak pada pemanfaatan class object XMLHttpRequest untuk</p>
<p>berkomunikasi dengan Web Server secara background dalam melakukan request.</p>
<p>Saat ini terdapat banyak aplikasi web browser, dan yang agak sedikit menyebalkan adalah</p>
<p>karena masing‐masing browser mempunyai standart dan cara berbeda untuk membuat object</p>
<p>XMLHttpRequest ini.</p>
<p>Untuk dapat berjalan dengan baik pada semua browser kita perlu menyiapkan beberapa</p>
<p>kondisi untuk mendeteksi web browser yang digunakan oleh user, dan kemudian membuat</p>
<p>object XMLHttpRequest tersebut sesuai web browser yang digunakan.</p>
<p>Saat ini setidaknya ada 5 web browser yang banyak digunakan (Firefox, Mozilla, IE7, IE sebelum</p>
<p>versi 7, Opera dan juga Safari), berikut pembuatan object XMLHttpRequest dengan javascript</p>
<p>pada masing‐masing web browse tersebut:</p>
<h4>Untuk membuat class object pada browser Firefox, Safari, Mozila, Opera.</h4>
<p><span style="color: #808080;">oAJAX = new XMLHttpRequest();</span></p>
<h4>Untuk membuat class object pada browser IE7</h4>
<p><span style="color: #808080;">oAJAX = new ActiveXObject(&#8216;MSXML2.XMLHTTP&#8217;);</span></p>
<h4>Untuk membuat class object pada browser IE versi lama</h4>
<p><span style="color: #808080;">oAJAX = new ActiveXObject(&#8216;Microsoft.XMLHTTP&#8217;);</span></p>
<p>Dari 3 kemungkinan diatas kita akan menyiapkan sebuat sebuah function untuk pembuatan</p>
<p>object dengan mendeteksi web browser yang digunakan oleh user, berikut</p>
<p>function javascript lengkapnya:</p>
<pre class="html">
<span class="htmlScriptTag">&lt;script&gt;</span>
function createRequest(){
var oAJAX = false;
try {
oAJAX = new ActiveXObject(&quot;Msxml2.XMLHTTP&quot;);
} catch (e) {
try {
oAJAX = new ActiveXObject(&quot;Microsoft.XMLHTTP&quot;);
} catch (e2) {
oAJAX = false;
}
}
if (!oAJAX <span class="htmlSpecialChar">&amp;amp;</span><span class="htmlSpecialChar">&amp;amp;</span> typeof XMLHttpRequest != &#039;undefined&#039;) {
oAJAX = new XMLHttpRequest();
}
if (!oAJAX){
alert(&quot;Error saat membuat XMLHttpRequest!&quot;);
}else{
alert(&quot;XMLHttpRequest sukses dibuat!&quot;);
}
return oAJAX;
}
<span class="htmlScriptTag">&lt;/script&gt;</span>
</pre>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/xmlhttprequest-object/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HTTP Request dan Dasar-dasar Respon</title>
		<link>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/http-request-dan-dasar-dasar-respon/</link>
		<comments>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/http-request-dan-dasar-dasar-respon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 15:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azimah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ajax]]></category>
		<category><![CDATA[Ajax tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[HTTP Request dan Dasar-dasar Respon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arisyi-design.web.id/blog/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Untuk memahami konsep AJAX, pertama kali akan dibahas mengenai bagaimana situs web merequest dan menerima respon dari web server.
Saat ini standart browser untuk memperoleh informasi dari web server adalah berbasis pada metode HTTP (HyperText Transfer Protocol).  Hal ini berarti bahwa browser menggunakan metode tersebut untuk mengirim request dan menerima respon dari web server.
HTTP bekerja seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk memahami konsep AJAX, pertama kali akan dibahas mengenai bagaimana situs web merequest dan menerima respon dari web server.</p>
<p>Saat ini standart browser untuk memperoleh informasi dari web server adalah berbasis pada metode HTTP (HyperText Transfer Protocol).  Hal ini berarti bahwa browser menggunakan metode tersebut untuk mengirim request dan menerima respon dari web server.</p>
<p>HTTP bekerja seperti halnya email, yaitu ketika mengirim request akan terdapat header yang digunakan oleh web server. Oleh web server, header ini digunakan untuk mengetahui tugas apa yang harus dilayaninya dan bagaiman menghandle request dari HTTP.</p>
<p>Meskipun beberapa header bersifat optional, namu terdapat pula yang mutlak harus ada, misal host header. Header ini sangat penting karena akan digunakan web server untuk mengetahui tugas apa yang harus dilayani.</p>
<p>Ketika request sudah diterima oleh server,  selanjutnya server akan menentukan jenis respon yang akan dikembalikan kepada HTTP. Berikut ini beberapa jenis kode respon HTTP :</p>
<p><span id="more-97"></span></p>
<table style="margin:0px auto 10px;" border="0" width="569">
<tbody>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 2px solid #000;" width="200"><strong>Kode </strong></td>
<td style="padding: 5px; border: 2px solid #000;" width="400"><strong>Deskiripsi</strong></td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">200 OK</td>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">Respon yang dikembalikan apabila dokumen atau file ditemukan ketika direquest (sukses).</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">304 Not Modified</td>
<td style="border: 1px solid #999999; padding: 5px; text-align: left;">Respon yang dikembalikan apabila browser mengindikasikan bahwa copyan file dokumen yang ada di local cache (browser) dan server cache sama atau tidak berubah.</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">401 Unauthorized</td>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">Respon yang dikembalikan apabila request membutuhkan autorisasi untuk mengakses dokumen.</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">403 Forbidden</td>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">Respon yang dikembalikan apabila pe-request tidak memiliki hak akses untuk dokumen yang diinginkan.</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">404 Not Found</td>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">Respon yang dikembalikan apabila dokumen yang akan diakses tidak ditemukan.</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">500 Internal Server Error</td>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">Kode respon ini dikembalikan apabila terdapat kesalahan teknis dalam server.</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">503 Service Unavailable</td>
<td style="padding: 5px; border: 1px solid #999;">Respon yang dikembalikan apabila jenis layanan yang direquest tidak dikenal oleh server</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Sedangkan untuk metode request HTTP yang umum digunakan antara lain POST dan GET. Metode GET sering digunakan untuk merequest sumber tertentu ke web server. Biasanya GET digunakan untuk <em>mempassing </em>value untuk diproses ke web server dan selanjutnya value itu diassign ke sebuah variable untuk diproses  oleh server. Sedangkan POST pada prinsipnya sama dengan GET, namun metode ini ideal untuk value yang diperoleh dari isian form dan halaman web.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/http-request-dan-dasar-dasar-respon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pendahuluan Ajax</title>
		<link>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/pendahuluan-ajax/</link>
		<comments>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/pendahuluan-ajax/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 19:12:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azimah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ajax]]></category>
		<category><![CDATA[Ajax tutorial]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.arisyi-design.web.id/blog/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[AJAX mememiliki kepanjangan Ashynchronous Javascript and XML merupakan suatu teknik baru dalam dunia Web. Sejak telah dikembangkan dalam 2-3 tahun yang lalu,  AJAX mulai dilirik oleh para web developer. Dengan adanya AJAX, akses data ke server yang dikirim melalui client via web dapat lebih cepat daripada mekanisme biasa.  Hal ini dikarenakan AJAX tidak perlu melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>AJAX </strong>mememiliki kepanjangan <em>Ashynchronous Javascript and XML</em> merupakan suatu teknik baru dalam dunia Web. Sejak telah dikembangkan dalam 2-3 tahun yang lalu,  <strong>AJAX </strong>mulai dilirik oleh para web developer. Dengan adanya <strong>AJAX</strong>, akses data ke server yang dikirim melalui client via web dapat lebih cepat daripada mekanisme biasa.  Hal ini dikarenakan <strong>AJAX </strong>tidak perlu melakukan proses loading page (refresh page) atau pindah ke page lain.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>AJAX </strong>dapat diintegrasikan dengan server side programming seperti PHP, ASP, JSP, dll.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Perhatikan mekanisme proses AJAX menggunakan PHP berikut ini :</strong></p>
<p><span id="more-85"></span></p>
<p style="text-align: center;"><img class="alignnone" title="mekanisme ajax" src="http://www.arisyi-design.web.id/images/aneh2/ajax-mekanisme.jpg" alt="" width="580px" /></p>
<p style="text-align: left;">Pada mekanisme diatas, proses berawal dari web client. Web client merequest sebuah halaman PHP ke server melalui Javascript. Selanjutnya server akan merespon dan menjalankan script PHP. Script PHP akan menghasilkan respon dalam bentuk XML dan data XML tersebut akan dikirimi kembali ke web client untuk diolah melalui Javascript. Hasil olahan Javascript tersebut akhirnya akan ditampilkan di web client sebagai output tanpa harus merefresh halaman web.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Bandingkan dengan mekanisme biasa dalam menjalankan PHP seperti yang ditunjukan pada gambar berikut :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="mekanisme php" src="http://www.arisyi-design.web.id/images/aneh2/mekanisme-php.jpg" alt="" width="580px" /></p>
<p style="text-align: left;">Pada mekanisme biasa, respon yang dihasilkan oleh server berupa HTML yang mengakibatkan halaman web akan merefresh tampilan. Dilihat dari sisi efisiensi, hal ini akan membutuhkan lebih banyak waktu dan <em>byte</em> untuk melakukan load daripada XML.</p>
<p style="text-align: left;">Dengan demikian <strong>AJAX </strong>ini merupakan teknologi baru yang merupakan hasil perkawinan sempurna antara <em>client side programming</em> dengan <em>server side programming.</em></p>
<p style="text-align: left;"><strong>AJAX </strong>tidak hanya dapat diimplementasikan menggunakan PHP, namun juga <em>server side programming lainnya.</em></p>
<p style="text-align: left;">Sedangkan kekurangan <strong>AJAX </strong>dibandingkan dengan mekanisme biasa adalah memiliki tingkat kesukaran pemrograman yang lebih tinggi, karena programmer harus menguasai 4 hal, yaitu :</p>
<ul style="text-align: left;">
<li>(x)HTML</li>
<li>Javascript</li>
<li>XML</li>
<li>Server side programming</li>
</ul>
<p style="text-align: left;">Tetapi tidak masalah <img src='http://www.arisyi-design.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ketrampilan dapat diasah dengan banyak latihan&#8230;</p>
<p style="text-align: left;">Teknologi <strong>AJAX </strong>telah banyak dipergunakan oleh situs-situs terkena, antara lain Google, Yahoo, dan masih banyak yang lainnya..</p>
<p style="text-align: left;">Ajax sudah disupport dibanyak browser, seperti IE, Firefox, Opera, Konqueror, Netscape, serta Apple Safari.</p>
<p style="text-align: left;">Sekian pendahuluan tentang <strong>AJAX</strong>, nanti akan kita bahas lebih detail diartikel lainnya.</p>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;"><strong>Arisyi Zimah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.arisyi-design.web.id/ajax/pendahuluan-ajax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

